Dijelaskan dalam banyak kitab tafsir seperti tafsir Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, Jalalain, Al-Azhar, dll atau di kitab tajwid juga ada yang menerangkan bahwa ketika membaca surah wattini wazzaitun sampai ayat terakhir "alaysallahu biahkamil hakimin" yang artinya bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya?, maka kita dianjurkan untuk mengucapkan
بلى وأنا على ذلك من الشاهدين
"Balā wa ana ‘alā dzālika minasy syahidin"
Artinya: Benar, dan aku termasuk orang-orang yang menjadi saksi atas hal tersebut.
***
Hal ini berlaku baik di luar shalat maupun di dalam shalat.
Maka kalau kita shalat, baik munfarid atau berjama'ah dan kita membaca/mendengar imam membaca at-Tin sampai ayat terakhirnya, kita dianjurkan untuk menutupnya dengan kalimat di atas dengan suara pelan (sirr).
Kalau ada imam shalat membaca surat at-Tin, biasanya ada jeda sebelum takbir intiqal (takbir perpindahan rukun) menuju ruku'. Husnuzhan saya, dalam jeda tersebut beliau pasti sedang membaca kalimat yang dianjurkan di atas, selain jeda untuk tuma'ninah. Wallahu a'lam.
Muhammad Misbah
Srengseng Sawah, 2 Ramadhan 1443 H
📷 Masjid Agung At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur