Dijelaskan dalam kitab-kitab Tafsir dan Tajwid, bahwa ketika membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu, maka kita dianjurkan untuk mengucapkan kalimat tertentu sebagai jawaban. Ayat-ayat tersebut adalah sebagai berikut.
1.
‘Ali-Imran ayat 18
شَهِدَ اللّٰهُ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۙ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ
وَاُولُوا الْعِلْمِ قَاۤىِٕمًاۢ بِالْقِسْطِۗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ
الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Artinya: Allah menyatakan
bahwa tidak ada tuhan selain Dia; (demikian pula) para malaikat dan orang
berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahaperkasa,
Mahabijaksana.
Maka pembaca atau yang
mendengarkannya berucap:
وَأَنَا أَشْهَدُ بِمَا شَهِدَ اللَّهُ بِهِ
لِنَفْسِهِ وَأَشْهَدُ عَلَى ذَالِكَ وَأَسْتَوْدِعُ اللَّهَ هَذِهِ الشَّهَادَة
Artinya: Aku bersaksi tentang
apa yang Allah persaksikan tentang dirinya dan aku sebagai saksi tentang yang
demikian dan aku serahkan kepada Allah akan kesaksian ini. Setelah itu pembaca
melanjutkan bacaannya.
2.
Ar-Rahman ayat 13
فَبِاَيِّ
اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Artinya: Maka nikmat Tuhanmu
yang manakah yang kamu dustakan?
Maka pembaca atau yang
mendengarkannya berucap:
وَلَا شَيْءٌ مِنْ ءَالَائِكَ رَبِّنَا نُكَذِّبُ
فَلَكَ الْحَمْدُ
Artinya: Tidak sedikit pun
dari nikmat-nikmatmu yang kami dustakan wahai Tuhan kami, maka milikmu segala
puja dan puji.
3.
Al-Mursalat ayat 50
فَبِاَيِّ
حَدِيْثٍۢ بَعْدَهٗ يُؤْمِنُوْنَ ࣖ ۔
Artinya:
Maka kepada ajaran manakah (selain Al-Qur'an) ini mereka akan beriman?
Maka
pembaca atau yang mendengarkannya berucap:
ءَامَنَّا بِاللَّه
Artinya:
Kami percaya akan Allah.
4.
Al-Qiyamah ayat 40
اَلَيْسَ ذٰلِكَ
بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنْ يُّحْيِ َۧ الْمَوْتٰى ࣖ
Artinya:
Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?
Maka
pembaca atau yang mendengarkannya berucap:
بَلَى
قَادِرْ
Artinya:
Benar Maha Kuasa.
5.
At-Tin ayat 8
اَلَيْسَ
اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ ࣖ
Artinya:
Bukankah Allah hakim yang paling adil?
Maka
pembaca atau yang mendengarkannya berucap:
بَلَى
وَأَنَا عَلَى ذَالِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ
