Cara Menyambung Awal Surah Ali-‘Imran

 


 

الۤمّۤ (أَلِفْ لَامْ مِيْمَ) ١ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُۗ ٢

Mim yang terdapat pada ميم (yang berwarna merah) adalah mad lazim harfi mukhaffaf. Cara membacanya adalah bisa dengan dua cara; membacanya sepanjang dua (2) harakat dan empat (6) harakat.

·         Dua harakat, maka terbaca alif laaaaaam miimallah …

Kenapa dibaca 2 harakat? Karena huruf mad tidak lagi bertemu sukun yang berubah menjadi fathah (fathah aridhah).

·         Enam harakat, maka terbaca alif laaaaaam miiiiiimallah …

Kenapa masih bisa dibaca 6 harakat? Ulama qiroat menjelaskan untuk mempertahankan harakat asal (sukun) pada mim kedua.

 

Pertanyaan selanjutnya kenapa kok dibaca dengan fathah, tidak dengan kasrah ataupun dhammah?

·         Dibaca fathah karena untuk mempertahankan suara tebal (tafkhim) pada lafazh jalalah.

·         Jika dibaca kasrah للّٰهُمِيْمِ  suaranya akan menjadi tipis (tarqiq).

·         Kenapa tidak dhammah, bukankah jika dhammah maka akan terdengar tebal (tafkhim) juga? Karena agar tidak serupa dengan mim jama’ seperti contoh pada kalimat ذا لكمُ الله . Adapun huruf mim pada ayat ini adalah mim asli.

 

Wallahu a’lam

 

Muhammad Misbah

Jakarta, 30 September 2023

Muhammad Misbah

Menulis apa yang disampaikan guru, catatan belajar, atau walaupun hanya sekadar unek-unik. Titip di sini biar mudah dicari dan ngga hilang dimakan rayap.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama