Kenapa شيء di al-Kahf Ditulis Berbeda?

Kalau kita perhatikan, ada hal yang unik di penulisan kata شيء yang terdapat di surah al-Kahf. Kata شيء dalam Al-Qur’an disebutkan sejumlah 200an kali dan umumnya dalam rasm ditulis bersambung antara huruf ش dan huruf ي, yaitu شيء.

Namun berbeda halnya dengan yang terdapat di surah al-Kahf pada ayat ke-23. Di ayat tersebut ditambahkan huruf alif (ا) setelah huruf ش.

وَلَا تَقُولَنَّ لِشَا۟یۡءٍ إِنِّی فَاعِلࣱ ذَ ٰ⁠لِكَ غَدًا

Artinya:  Dan jangan sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, “Aku pasti melakukan itu besok pagi,”

Mengapa kira-kira ditulis demikian? Ulama menyebutkan hal tersebut menunjukkan bahwa kehendak Allah Swt berada di atas kehendak siapapun. Karena sesuatu di masa depan tidak ada yang tahu. Maka ketika berjanji untuk melakukan sesuatu di masa yang akan datang hendaknya diiringi dengan ucapan insyaAllah sebagaimana penjelasan yang terdapat di lanjutannya di ayat 24:

إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُۚ ... 

Artinya: kecuali (dengan mengatakan), “InsyaAllah” ... 

Sehebat apapun rencana yang kita susun, sematang apapun planning-nya, tetapi jika Allah berkehendak untuk tidak merealisasikannya, maka hal itu tidak akan terjadi. 

Catatan: uraian yang dijelaskan dalam rangka mengungkapkan rahasia makna di balik penulisan dalam rasm adalah hasil ijtihad para ulama, maka tidak heran nantinya jika antara perbedaan penjelasan dari ulama yang satu dengan ulama yang lainnya. Wallahu a'lam

Referensi:
Muhammad Syamlul, I'jaz Rasm Al-Qur'an

Jakarta, 22 Desember 2023
Muhammad Misbah

Muhammad Misbah

Menulis apa yang disampaikan guru, catatan belajar, atau walaupun hanya sekadar unek-unik. Titip di sini biar mudah dicari dan ngga hilang dimakan rayap.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama