Al-Hadhari dan As-Safari
Al-Hadhari adalah sebutan untuk ayat-ayat yang turun ketika Nabi Muhammad Saw sedang berdiam diri atau berada di daerah tempat tinggalnya. Adapun as-Safari adalah sebutan untuk ayat-ayat yang turun ketika Nabi Muhammad Saw sedang berada dalam perjalanan (bepergian).
Contoh ayat-ayat yang termasuk dalam kategori as-Safari adalah misalnya seperti:
Ayat tentang tayammum yang terdapat di surah al-Maidah ayat 6. Awal ayatnya berbunyi: “ya ayyuhalladzina aamanu idza qumtum ilasshalati …”. Ayat ini turun di sebuah tempat bernama Dzat al-Jays, terletak di belakang Dzul Hulaifah. Ada juga yang mengatakan di Baida’, yaitu tempat yang berada setelah Dzul Hulaifah, dekat Madinah, di jalur menuju Makkah.
Surah al-Fath (dari awal surah sampai akhir) turun pada peristiwa Perjanjian Hudaibiyah di Kura’ al-Ghamim, sebuah lembah yang jaraknya dengan Madinah sekitar 170 mil. Jaraknya dengan Makkah sekitar 30 mil. Dan jika dari ‘Usfan ke sana jaraknya 3 mil.
Adapun al-Hadhari ada banyak contohnya, karena memang itulah bentuk asalnya. Karena sudah jelas, maka penulis kira tidak perlu disebutkan contohnya.
Al-Laili dan An-Nahari & Ash-Shaifi dan Asy-Syita’i
Ayat-ayat Al-Qur’an juga diklasifikasikan berdasarkan waktunya menjadi: Al-Laili (ayat-ayat yang turun di malam hari) dan An-Nahari (ayat-ayat yang turun di siang hari) & Ash-Shaifi (ayat-ayat yang turun di musim panas) dan Asy-Syita’i (ayat-ayat yang turun di musim dingin).
Contoh-contoh dari an-Nahari ada banyak sekali, karena mayoritas memang di siang hari. Adapun contoh dari al-Laili adalah ayat tentang pemindahan kiblat.
Contoh-contoh ash-Shaifi adalah ayat tentang al-Kalalah. Firman Allah Swt:
يستفتوتك قل الله يفتيكم في الكلالة sampai akhir ayat. Nabi menamainya dengan ayat ash-Shaifi sebagaimana diriwayatkan di dalam Shahih Muslim dari Umar bin Khattab ra.
Dan di antara contoh dari asy-Syita’i adalah firman Allah Swt dalam surah an-Nur إن الذين جاءوا بالإفك sampai akhir sepuluh ayat terakhir. Dalam ash-Shahih; dari ‘Aisyah ra: sesungguhnya ayat tersebut turun di musim dingin.
Muhammad Misbah
Kairo, 24 Juli 2025/29 Muharram 1447
